Mar 01

Setiap wanita pasti menyadari pentingnya kecocokan antara busana dan tas. Satu hal yang harus dihindari adalah busana dan asesori yang “tabrakan.” Jika penampilan merupakan hal yang penting bagi Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Ada beberapa cara menyesuaikan tas dengan gaya berpakaian.

Pertama, perlu dicamkan bahwa tas wanita sangat berpengaruh terhadap penampilan. Seseorang dapat kelihatan lebih rapi dan bersih hanya karena tas yang dipergunakan. Untuk yang perfeksionis, maka mereka akan cenderung membeli beberapa variasi produk dengan ukuran yang berbeda-beda agar dapat dipakai untuk segala jenis acara.

Kedua, perhatikan warna dan kontras antara tas dan pakaian. Jika mayoritas blus Anda berwarna hitam, maka tas warna merah yang cerah dapat menyeimbangkan penampilan Anda yang terkesan gelap. Tas tersebut akan dapat mendukung penampilan Anda dan biasanya akan menarik perhatian lebih dari bagian yang lain.

Sedikit lagi tentang warna. Untuk situasi lain, Anda ingin warna pakaian dan busana yang sama warna, mungkin hanya berbeda sedikit… lebih gelap atau lebih terang. Warna yang sesuai akan menunjukkan rasa elegan. Misalnya, baju warna coklat dengan warna tas yang serupa akan menyampaikan kesan cantik dan berselera tinggi.

Hal lainnya, perhatikan juga corak baju dan asesori. Misalnya jika ada cetakan warna bunga di atas pakaian, Anda dapat memadukannya dengan baik untuk menghasilkan efek yang indah. Tergantung dari banyaknya corak dan jenis warna, pilihan yang tepat akan sangat memengaruhi situasi hati bukan hanya pemakainya, tapi juga orang yang melihatnya.

Terakhir, sebelum Anda berangkat, pastikan Anda mengecek keseluruhan penampilan di belakang cermin tinggi. Lihat penampilan Anda secara umum karena begitulah kesan orang lain saat memandang Anda. Kecuali bila Anda akan menghabiskan waktu dengan seseorang yang spesial, di mana untuk situasi ini penampilan harus prima secara keseluruhan.

Feb 28

Dengan maraknya jejaring sosial, tren yang sedang naik daun ini tidak dapat dianggap remeh lagi.

Sekarang ini, banyak yang jarang mengunjungi situs berita untuk mendapatkan informasi terbaru tentang apa saja. Ada yang lebih menyukai berita dalam rangkaian dan stream dari wall Facebook mereka. Ini membuka kesempatan bagi media yang sudah ada untuk menjangkau lebih banyak pembaca.

Tantangannya tentunya, bagaimana menarik pembaca kembali ke situs mereka. Karena pada dasarnya, kan situs media mempergunakan model iklan untuk meraup keuntungan. Jika berita disindikasi ke situs jejaring sosial namun pembaca tidak mengunjungi situs berita, maka sia-sialah usaha mereka. Mungkin mereka harus mencari model lain untuk tren ini. Karena bila tidak, akan ada beberapa “raja” dan “ratu” yang akan menguasai jejaring sosial. Bisa saja blogger yang membentuk sebuah “page” lalu mendapatkan ratusan ribu fans.

Ada beberapa “page” yang saya amati sangat sukses. Tunggu update berikutnya ya untuk observasi lain tentang tren.

Fashion Freak